PMI dan BPBD Bintan Kembali Distribusikan Air Bersih, Ketua PMI: Warga Terdampak Diminta Segera Melapor

Rabu, 04 Februari 2026 | 06:14:18 WIB
Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, yang turun langsung ke lokasi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat PMI bersama pemerintah daerah terhadap dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat.

TRANSKEPRI.COM, BINTAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Distribusi air bersih kali ini dipusatkan di Kampung Bina Desa Km 17, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, tepatnya di empat RT RW 006. Wilayah tersebut dihuni sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk lebih dari 800 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dalam satu bulan terakhir.

Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan kali ketiga yang dilakukan dan akan terus berlanjut secara berkala selama kondisi kemarau masih terjadi. Air bersih didistribusikan menggunakan mobil tangki untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, yang turun langsung ke lokasi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat PMI bersama pemerintah daerah terhadap dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat.

“Untuk Kampung Bina Desa, penyaluran akan kami lakukan secara berkelanjutan selama musim kemarau belum berakhir. Setiap distribusi kami perkirakan dapat mencukupi kebutuhan warga selama dua hingga tiga hari,” ujar Hafizha.

Ia juga mengimbau masyarakat di wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut melalui pemerintah setempat atau aparat wilayah.

“PMI bersama BPBD siap merespons setiap laporan dari camat, lurah, kepala desa, maupun RT dan RW. Jika ada wilayah terdampak, segera sampaikan agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain fokus pada penyaluran air bersih, PMI Bintan juga terus berkoordinasi dengan lintas sektor untuk mengantisipasi potensi bencana lain selama musim kemarau, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hafizha berharap seluruh personel yang terlibat dalam penanganan bencana senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas, serta berharap kondisi kemarau dapat segera berakhir.

Di sela kegiatan, Ketua PMI Bintan juga menyempatkan diri berdialog dengan warga setempat guna menyerap aspirasi dan memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Warga pun mengapresiasi perhatian serta bantuan air bersih yang diberikan oleh PMI dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Kolaborasi antara PMI dan BPBD Kabupaten Bintan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam upaya penanggulangan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi kekeringan yang melanda.

Tags

Terkini