DBG Pilih Batam sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara, BP Batam Tegaskan Layanan Investor 24 Jam

Jumat, 24 Juli 2026 | 08:54:22 WIB
DBG Pilih Batam sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara, BP Batam Tegaskan Layanan Investor 24 Jam

GLOBALKEPRI.COM,  BATAM – DBG Technology Co., Ltd. resmi meresmikan fasilitas manufaktur PT DBG Technology Indonesia di Panbil Industrial Estate, Batam, Senin (20/7/2026). Investasi tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat jaringan produksi di Asia Tenggara sekaligus memperluas kapasitas manufaktur untuk memenuhi kebutuhan pasar global.

Pabrik baru tersebut akan memproduksi berbagai perangkat dan modul elektronik yang digunakan pada sistem kendali industri, elektronik otomotif, bangunan pintar (smart building), hingga teknologi kendaraan cerdas (intelligent vehicle).

Chief Operating Officer DBG Technology Co., Ltd., Zhi Biao Su, mengatakan kehadiran fasilitas baru di Batam merupakan tonggak penting dalam strategi ekspansi perusahaan.

Menurutnya, Batam memiliki posisi yang sangat strategis untuk mendukung pengembangan jaringan manufaktur global sekaligus mendekatkan perusahaan dengan pelanggan di kawasan.

"Pembukaan fasilitas ini bukan akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari babak baru. Kami ingin mengembangkan DBG Indonesia menjadi salah satu pusat manufaktur utama di Asia Tenggara," ujar Zhi Biao Su.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyambut baik realisasi investasi tersebut. Ia menilai keputusan DBG memilih Batam menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi di kawasan perdagangan bebas tersebut.

"DBG tidak hanya memilih lokasi untuk membangun pabrik. DBG telah memilih Batam sebagai partner for growth atau mitra untuk bertumbuh, berekspansi, dan terhubung dengan pasar global," kata Fary.

Ia menjelaskan, Batam saat ini menjadi salah satu wilayah prioritas nasional yang mendapat perhatian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Karena itu, lanjut Fary, pemerintah pusat bersama BP Batam berkomitmen memberikan kepastian dan kemudahan bagi setiap investor yang menanamkan modalnya di Batam.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah penyediaan layanan investasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu, baik melalui platform digital Invest in Batam maupun komunikasi langsung dengan pimpinan BP Batam.

"Investor tidak boleh menunggu pemerintah. Pemerintahlah yang harus bergerak cepat mengikuti kebutuhan investor. Ketika investor menghadapi kendala, BP Batam harus hadir, merespons, dan memastikan ada jalan keluar," tegasnya.

Fary menegaskan, BP Batam terus berupaya membangun ekosistem investasi yang cepat, responsif, dan memberikan kepastian bagi dunia usaha.

"Komitmen kami jelas, You invest, we support. You grow, Batam grows with you. Di Batam, investor tidak berjalan sendiri," tegas Fary.

BP Batam berharap kehadiran PT DBG Technology Indonesia mampu mendorong peningkatan kapasitas industri manufaktur di Batam, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat manufaktur elektronik berdaya saing tinggi di Asia Tenggara.

Selain memberikan dampak ekonomi bagi daerah, investasi ini juga diharapkan menjadikan Batam sebagai bagian penting dalam rantai pasok dan jaringan manufaktur global DBG Technology.

Tags

Terkini