GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batam terus mematangkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau VI Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar tes fisik bagi atlet Cabang Olahraga (Cabor) Shorinji Kempo di Lapangan Temenggung Abdul Jamal, Batam, Minggu (26/7/2026).
Tes fisik tersebut menjadi bagian dari program evaluasi kondisi atlet untuk memastikan seluruh kontingen berada dalam performa terbaik sebelum bertanding di Porprov Kepri yang akan digelar di Tanjungpinang pada September mendatang.
Sebanyak 17 atlet mengikuti tes tersebut, terdiri dari 10 atlet putra dan tujuh atlet putri. Mereka didampingi dua pelatih, satu official, dan seorang manajer tim.
Kegiatan ini turut dipantau Panitia Kontingen Kota Batam Bidang Pertandingan dan Keabsahan KONI Batam, yakni Daroe Nugroho, Nurhadi, Dasril, dan Danasmara Abipraya.
Manajer Tim Shorinji Kempo Kota Batam, Dasri, mengatakan program latihan dan tes fisik dilakukan untuk meningkatkan kesiapan atlet, baik dari sisi teknik maupun kondisi tubuh.

"Fokus kami saat ini adalah membangun fisik atlet agar mampu bersaing secara maksimal di Porprov. Selain peningkatan teknik, kekuatan fisik menjadi faktor utama yang menentukan hasil pertandingan," ujarnya.
Menurutnya, nomor pertandingan seperti randori dan embu membutuhkan daya tahan, kecepatan, serta kelincahan yang baik sehingga atlet harus memiliki kondisi fisik yang prima.
"Program latihan meliputi lari, latihan kecepatan, kelincahan, hingga berbagai bentuk latihan fisik lainnya. Semua itu menjadi bekal penting agar atlet mampu tampil optimal saat bertanding," katanya.
Ia menegaskan seluruh atlet yang mengikuti tes merupakan atlet yang telah didaftarkan sebagai wakil resmi Kota Batam pada Porprov Kepri VI 2026.
"Kami berharap seluruh atlet dapat memenuhi target yang telah ditetapkan dan mampu mempersembahkan medali emas untuk Kota Batam," tambahnya.
Sementara itu, Panitia Kontingen Kota Batam Bidang Pertandingan dan Keabsahan KONI Batam, Daroe Nugroho, menjelaskan bahwa tes fisik bertujuan memperoleh data objektif mengenai kemampuan dasar setiap atlet.
"Tes ini bukan latihan teknik, tetapi untuk mengetahui sejauh mana kemampuan fisik atlet. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam menyusun program latihan selanjutnya," jelas Daroe.

Ia mengatakan pengujian meliputi sejumlah komponen fisik dasar, seperti kecepatan (speed), kelincahan (agility), keseimbangan (balance), daya ledak otot (power), dan daya tahan (endurance).
"Dari hasil tes ini akan terlihat aspek mana yang masih perlu ditingkatkan sehingga pembinaan atlet bisa dilakukan secara lebih efektif dan terarah," ujarnya.
Daroe menambahkan, pelaksanaan tes fisik dilakukan satu kali untuk setiap cabang olahraga sesuai jadwal yang telah ditetapkan KONI Batam.
Salah seorang atlet Shorinji Kempo Batam mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan KONI Batam terhadap persiapan menuju Porprov.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani beserta jajaran, khususnya Bidang Pembinaan Prestasi dan tim yang telah memfasilitasi pelaksanaan tes fisik ini. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Batam di Porprov Kepri VI 2026," ujarnya.
Melalui rangkaian tes fisik ini, KONI Batam berharap seluruh atlet Shorinji Kempo mampu tampil dalam kondisi terbaik sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perolehan medali Kota Batam pada Porprov Kepri VI Tahun 2026.