GLOBALKEPRI.COM, BINTAN – Kabupaten Bintan kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, menerima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada puncak Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2026, yang digelar di Auditorium Siwabessy, Gedung Prof. dr. Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Bintan memenuhi standar nasional eliminasi malaria.
Peringatan Hari Malaria Sedunia tahun ini mengusung tema "Bertekad Mengakhiri Malaria: Sekarang Kita Bisa, Sekarang Kita Harus", yang mencerminkan komitmen kuat pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran malaria hingga ke pelosok Indonesia.
Dalam sambutannya, Wamenkes Dante menyampaikan bahwa angka kematian akibat malaria terus menunjukkan tren penurunan yang positif. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat.
"Data terakhir mencatat sebanyak 414 kabupaten/kota telah berhasil mencapai eliminasi malaria. Ini menjadi langkah penting menuju target Indonesia bebas malaria pada tahun 2030. Seluruh capaian tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat yang menjadi bagian penting dalam setiap upaya pengendalian malaria," ujar Dante.
Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti yang hadir mewakili Bupati Bintan Roby Kurniawan, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, hingga masyarakat yang aktif menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari sarang nyamuk.
Menurut Deby, Pemerintah Kabupaten Bintan berkomitmen untuk mempertahankan status eliminasi malaria melalui edukasi berkelanjutan, pengawasan yang ketat, serta respons cepat terhadap potensi munculnya kasus di lapangan.
"Sertifikat ini menjadi motivasi bagi kami untuk tetap waspada dan konsisten dalam upaya pencegahan penyakit, khususnya malaria," ujar Deby.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil penilaian terhadap berbagai upaya yang dilakukan Kabupaten Bintan sepanjang periode 2022 hingga 2025 dalam mengendalikan dan menekan angka kasus malaria hingga memenuhi standar eliminasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bintan akan terus memperkuat berbagai program pengendalian malaria agar mampu mempertahankan status zero malaria, sekaligus menjaga kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.