IODI Batam Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Pelatihan Ballroom Standard dan Latin

Sabtu, 19 September 2026 | 12:52:53 WIB
IODI Batam Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Pelatihan Ballroom Standard dan Latin

GLOBALKEPRI.COM, BATAM - Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Batam terus memperkuat pembinaan atlet melalui pelatihan dan sosialisasi Ballroom Standard dan Latin IODI Kota Batam 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Sabtu (19/9/2026), tersebut diikuti sebanyak 55 peserta dari sejumlah sanggar di Batam, Tanjungpinang dan Bintan.

Mengusung moto "Dance Together for a Better Generation", pelatihan berlangsung selama dua hari, 19-20 September 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran KONI Batam, Ketua IODI Kepri Asmaniar Susanti, Ketua IODI Batam Danasmara Abipraya serta sejumlah pelatih dan peserta dari sanggar dancesport.

Untuk meningkatkan kualitas peserta, IODI Batam menghadirkan Kabid Binpres IODI Pusat, Kho Hui Tju. Selain sebagai pemateri, Kho Hui Tju juga dikenal sebagai juri dancesport pada berbagai kejuaraan tingkat daerah dan nasional.

Materi yang diberikan mencakup dua kategori utama, yakni Ballroom Standard dan Latin.

Pada kategori Ballroom Standard, peserta diperkenalkan dengan teknik waltz, tango, quickstep, foxtrot dan viennese waltz. Sedangkan kategori Latin meliputi cha-cha, jive, rumba, samba dan paso doble.

Ketua IODI Batam Danasmara Abipraya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan organisasi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membentuk karakter atlet.

"Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk membina dan membangun karakter atlet-atlet yang berada di bawah naungan IODI Kota Batam," kata Danasmara.

Ia menyebut, kegiatan tersebut telah dibahas dan disepakati bersama klub maupun sanggar yang berada di bawah naungan IODI Batam.

Danasmara juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Batam, Dispora Batam dan seluruh stakeholder yang terus memberikan dukungan terhadap program IODI.

Menurutnya, kehadiran sanggar dari Tanjungpinang dan Bintan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat sinergi pembinaan dancesport di Provinsi Kepulauan Riau.

"Kami berharap ke depan seluruh sanggar dapat terus bersinergi dan menyatukan visi untuk memajukan olahraga dancesport," ujarnya.

Danasmara menambahkan, perkembangan olahraga dancesport terus mengalami perubahan sehingga atlet maupun pelatih harus mengikuti perkembangan teknik dan aturan yang berlaku.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi atlet untuk menghadapi berbagai kompetisi, mulai dari kejuaraan daerah hingga ajang nasional.

"Harapan kita dari pelatihan ini dapat mencetak atlet-atlet terbaik untuk mengikuti berbagai multi-event, termasuk babak kualifikasi PON dan PON," katanya.

IODI Batam sebelumnya juga telah menorehkan prestasi di ajang olahraga nasional. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, atlet IODI Kota Batam berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perunggu.

Prestasi tersebut menjadi salah satu motivasi bagi IODI Batam untuk terus memperkuat pembinaan dan mencari bibit-bibit atlet potensial.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani yang diwakili Slamet menyatakan dukungan terhadap program pembinaan yang dilakukan IODI Batam.

Menurutnya, prestasi yang telah ditorehkan IODI Batam di tingkat nasional harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas atlet.

"Kami mendukung program pengembangan atlet IODI, khususnya Kota Batam. Mudah-mudahan melalui pelatihan ini semakin banyak sanggar yang menguasai materi dan dapat mengaplikasikannya di daerah masing-masing," ujar Slamet.

Ketua IODI Kepri Asmaniar Susanti juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk menyerap ilmu dari pemateri.

Ia menekankan bahwa pembinaan atlet tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter.

"Jadikan hobi menjadi prestasi. Jangan cepat putus asa dan jangan cepat bangga. Seorang atlet harus terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya," kata Asmaniar.

Asmaniar juga mendorong para peserta untuk tetap berlatih secara mandiri setelah mengikuti pelatihan.

Menurutnya, latihan yang konsisten menjadi bagian penting dalam proses pembentukan atlet berprestasi.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan yang dipandu langsung oleh Kho Hui Tju. Peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar, postur, gerakan serta karakteristik Ballroom Standard dan Latin.

Pembukaan kegiatan juga ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan sanggar dari Batam, Tanjungpinang dan Bintan.

Melalui pelatihan tersebut, IODI Batam menargetkan lahirnya atlet-atlet baru yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga disiplin, karakter dan mental bertanding untuk membawa nama Batam serta Provinsi Kepulauan Riau di berbagai ajang olahraga.

Tags

Terkini