Spirit HPN 2026 Masuk Sekolah, PWI Batam Gelorakan Literasi dan Jurnalistik di SMPN 52 Batam

Selasa, 13 Januari 2026 | 08:30:47 WIB
Spirit HPN 2026 Masuk Sekolah, PWI Batam Gelorakan Literasi dan Jurnalistik di SMPN 52 Batam

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Semangat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 terasa hangat di ruang Laboratorium SMP Negeri 52 Batam. Senin pagi (12/1/2026), ruang belajar itu menjelma menjadi pusat diskusi dan pertukaran gagasan ketika Tim Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam hadir membawa misi literasi dan pengenalan jurnalistik kepada para pelajar.

Sebanyak 115 siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti kegiatan literasi dan jurnalistik yang digelar PWI Batam sebagai bagian dari rangkaian edukasi publik menjelang HPN 2026. Para siswa tampak antusias menyimak materi yang disampaikan, mulai dari pentingnya budaya membaca hingga dasar-dasar dunia jurnalistik.

Pemateri dari Bidang Pendidikan PWI Batam, Arment Aditya, memaparkan kondisi literasi nasional yang masih memprihatinkan. Berdasarkan survei Most Littered Nation in the World 2022, Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara dalam hal minat baca. Fakta tersebut disampaikan sebagai pemantik kesadaran, sekaligus tantangan bersama untuk membangun budaya literasi sejak dini.

“Kondisi ini bukan untuk disesali, tetapi menjadi alasan mengapa literasi harus terus digerakkan, terutama di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kepala SMPN 52 Batam, Drs. Edison, menyambut positif kehadiran PWI Batam. Ia menyebutkan bahwa sekolahnya telah menjalankan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) secara rutin, di antaranya melalui kegiatan bercerita dan merangkum materi kebudayaan lokal Kepulauan Riau.

“Kegiatan ini menjadi penguat dari program literasi yang sudah berjalan. Kami berharap siswa dapat menyerap ilmu dan menjadikannya bekal untuk masa depan,” kata Edison.

Kegiatan literasi ini juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Batam. Kepala Dinas Pendidikan, Hendri Arulan, mendorong PWI Batam untuk terus berperan aktif menyebarkan literasi dan edukasi jurnalistik ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter pelajar.

Ketua PWI Kota Batam, M. A. Khafi Anshary, dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya sekolah semata. Ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.

“Literasi menjadi benteng utama agar generasi muda tidak mudah terpengaruh hoaks dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan dua sesi utama. Sesi pertama membahas Gerakan Literasi Sekolah sebagai fondasi penguatan karakter dan kecerdasan pelajar. Beragam strategi praktis diperkenalkan, mulai dari sudut baca, mading aktif, lomba literasi, hingga penerbitan majalah sekolah.

Pada sesi kedua, siswa diperkenalkan pada dunia jurnalistik, meliputi pengenalan profesi wartawan, teknik menulis berita, wawancara, hingga latihan menulis sederhana. Suasana kelas pun semakin interaktif dengan keterlibatan langsung para siswa.

Melalui kegiatan ini, PWI Batam berharap dapat menumbuhkan minat baca, daya kritis, serta keberanian pelajar dalam mengekspresikan gagasan melalui tulisan. Sejalan dengan semangat HPN 2026, literasi diharapkan terus menyala, bermula dari ruang kelas, menuju masa depan generasi bangsa.

Tags

Terkini