GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Kota Batam bersiap menyambut kehadiran landmark religius baru dengan rampungnya pembangunan Masjid Bintang Amin Angkasa yang berlokasi di kawasan Markas Komando Lanud Hang Nadim (HNM) Batam, Batu Besar, Kecamatan Nongsa. Masjid ini ditargetkan mulai digunakan pada 1 Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Ramadan 2026.
Masjid Bintang Amin Angkasa dibangun dengan luas bangunan sekitar 1.432 meter persegi dan mampu menampung hingga 1.500 jamaah. Kehadirannya tidak hanya diperuntukkan bagi personel TNI Angkatan Udara, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, sebagai wujud pengabdian Lanud Hang Nadim kepada masyarakat serta penguatan hubungan harmonis antara institusi pertahanan dan warga sipil.
Keunikan masjid ini tampak jelas dari udara. Menara berwarna putih yang berkilau pada siang hari terlihat mencolok sebelum pesawat mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Empat menaranya yang terinspirasi dari arsitektur Masjid Nabawi di Madinah menjulang anggun, menjadikannya penanda visual baru bagi para pendatang yang tiba di Kota Batam.
Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, mengungkapkan bahwa progres pembangunan masjid telah melampaui 80 persen dan saat ini terus dikebut agar dapat segera difungsikan sesuai target.
Di kawasan masjid juga berdiri patung Ksatria Hang Nadim, pahlawan dari tanah Melayu, yang kini menjadi ikon baru Lanud Hang Nadim Batam. Area sekitar masjid dilengkapi dengan taman hijau serta tata pencahayaan artistik yang menghadirkan suasana religius dan estetis, terutama pada malam hari.
Letkol Pnb Hendro Sukamdani berharap Masjid Bintang Amin Angkasa dapat diresmikan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI M. Tonny Harjono, sebagai simbol resmi kehadiran pusat ibadah dan spiritual baru di kawasan Batu Besar, Nongsa.
“Insya Allah, masjid ini akan diresmikan penggunaannya oleh Bapak KASAU menjelang Ramadan. Sehingga personel Lanud Hang Nadim dan masyarakat sekitar Batu Besar sudah dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman di masjid ini,” ujar alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) 2004 tersebut. (*)