Langkah Pertama PWI Batam di SD: Menjemput Masa Depan Lewat Literasi dari Belakang Padang

Langkah Pertama PWI Batam di SD: Menjemput Masa Depan Lewat Literasi dari Belakang Padang
Langkah Pertama PWI Batam di SD: Menjemput Masa Depan Lewat Literasi dari Belakang Padang

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Pagi yang tenang menyelimuti Belakang Padang. Di balik hamparan laut yang memisahkan pulau dari pusat kota, SD Negeri 003 Belakang Padang menjadi saksi dimulainya sebuah langkah kecil dengan harapan besar: workshop literasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam).

Sekitar 80 siswa kelas V dan VI berkumpul di ruang laboratorium komputer. Ruang yang biasa digunakan untuk belajar teknologi itu hari itu berubah menjadi ruang dialog, tempat anak-anak mengenal kekuatan membaca, menulis, dan berpikir kritis.

Kegiatan yang digagas Bidang Pendidikan PWI Batam ini menjadi momentum awal perluasan program literasi ke tingkat sekolah dasar, khususnya di wilayah kepulauan yang kerap menghadapi keterbatasan akses dan sarana pendidikan.

Kepala SD Negeri 003 Belakang Padang, Marsudi, S.Ag., mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya.

“Kami merasa sangat bersyukur. Selama ini kegiatan PWI Batam banyak menyasar SMP. Kini anak-anak SD di pulau justru mendapat kesempatan pertama,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan para siswa agar mengikuti kegiatan dengan serius sebagai bekal menata masa depan.

Sesi literasi dipandu oleh Harment, yang memulai dengan pendekatan sederhana namun interaktif. Respons siswa di luar dugaan. Pertanyaan demi pertanyaan dijawab dengan cepat, mencerminkan keberanian berpikir dan rasa ingin tahu yang tinggi.

“Kemampuan literasi anak-anak di sini sangat baik,” kata Harment.
“Mereka menunjukkan bahwa tinggal di wilayah hinterland bukan penghalang untuk berkembang.”

Menurutnya, keterbatasan fasilitas tidak memadamkan semangat belajar para siswa. Justru dari lingkungan yang sederhana, tumbuh daya juang dan mimpi besar.

“Masa depan tidak ditentukan oleh jarak, tetapi oleh kemauan untuk belajar. Dari pulau yang jauh, cita-cita tetap bisa melangkah dan berlayar,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PWI Batam berharap literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai cara berpikir dan memaknai dunia. Literasi menjadi jembatan bagi anak-anak pulau untuk menyongsong masa depan dengan percaya diri.

Workshop literasi di SD Negeri 003 Belakang Padang ini menegaskan bahwa benih perubahan bisa tumbuh di mana saja, selama ada kepedulian dan komitmen bersama untuk menanamkannya.

#Pendidikan

Index

Berita Lainnya

Index