Polda Kepri Matangkan Operasi Keselamatan Seligi 2026 Lewat Latpraops

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:13:53 WIB
Polda Kepri Matangkan Operasi Keselamatan Seligi 2026 Lewat Latpraops Kamis (29/1/2026).

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Seligi 2026 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemantapan kesiapan personel sebelum pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026.

Latpraops dipimpin oleh Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Taswin, S.I.K., M.H., didampingi Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., serta diikuti Pejabat Utama Ditlantas Polda Kepri dan seluruh peserta operasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol Taswin menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Seligi merupakan operasi rutin awal tahun yang menjadi bagian dari rangkaian menuju Operasi Ketupat 2026. Operasi ini difokuskan pada peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan di wilayah Kepulauan Riau.

“Operasi Keselamatan bertujuan membentuk perilaku masyarakat agar lebih tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas, sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menekankan pentingnya pemahaman personel terhadap sasaran operasi, yang meliputi orang, kendaraan, barang, lokasi, dan titik rawan kecelakaan.

Ia menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Seligi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan empat satuan tugas utama, yakni preemtif, preventif, penegakan hukum (gakkum), dan bantuan operasi (banops).

Dirlantas juga menyoroti pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai instrumen utama penegakan hukum. Hingga tahun 2025, terdapat 28 unit ETLE aktif di jajaran Polda Kepri, baik statis maupun mobile.

Data menunjukkan, pada tahun 2024 sebanyak 503.835 pelanggaran terekam ETLE, sedangkan pada tahun 2025 jumlah tersebut menurun menjadi 210.131 pelanggaran. Penurunan ini dinilai sebagai indikasi meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Meski demikian, data kecelakaan lalu lintas selama dua periode Operasi Keselamatan terakhir menunjukkan peningkatan 13 persen, dengan korban didominasi oleh pengendara usia produktif 15–34 tahun dan kendaraan roda dua sebagai penyumbang terbesar.

Melalui pelaksanaan Latpraops Keselamatan Seligi 2026, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas personel, serta mengoptimalkan pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum berbasis teknologi demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kepulauan Riau.

Tags

Terkini