Warga RW 13 Permata Bandara Gelar Musyawarah, Bahas Transparansi Kas hingga Program Sosial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:09:42 WIB
Warga RW 13 Permata Bandara Gelar Musyawarah, Bahas Transparansi Kas hingga Program Sosial

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Pengurus dan warga RW 13 Perumahan Permata Bandara menggelar rapat musyawarah warga guna membahas sejumlah program kerja dan pembenahan sistem pengelolaan lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan RW 13 Fasum RT 02, Jumat (15/5/2026) malam.

Rapat ini merupakan tindak lanjut setelah pemilihan Ketua RW Permata Bandara yang digelar pada 12 April 2026 lalu, di mana Sumardi terpilih sebagai Ketua RW 13. Setelah terbentuknya kepengurusan baru, pengurus RW mengundang seluruh elemen masyarakat untuk membahas berbagai program prioritas agar roda organisasi dan pelayanan masyarakat berjalan lebih baik.

Musyawarah dihadiri Ketua RT 01, RT 02, RT 03, perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam rapat tersebut, terdapat enam poin utama yang dibahas bersama.

Adapun agenda rapat meliputi pembahasan tata tertib penarikan uang kas keamanan di RT 01, RT 02, dan RT 03, serta laporan keuangan yang akan disampaikan secara terbuka dan berkala. Selain itu, warga juga membahas program Babul Khairot atau uang kematian, penyusunan perangkat RW 13 dan pembentukan seksi kepemudaan yang masih kosong, pembentukan tim penagihan ruko dan gudang, penetapan anggota keamanan beserta insentifnya, hingga perombakan sistem pengelolaan lama yang akan dimulai dari nol.

Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa pembayaran uang kas dari setiap RT akan dikumpulkan melalui satu pintu kepada bendahara RW. Selanjutnya, bendahara RW akan menyampaikan laporan keuangan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat agar seluruh pemasukan dan pengeluaran dapat terpantau bersama.

Warga juga menyepakati iuran uang kematian atau Babul Khairot sebesar Rp5.000 per bulan. Program tersebut mencakup bantuan bagi suami, istri, anak, serta orang tua kandung dari pihak suami maupun istri.

Selain itu, rapat juga memutuskan adanya pemutihan iuran kas atau penghapusan tunggakan sebelum Mei 2026. Sementara proses penarikan iuran kas akan kembali dimulai pada Juni 2026 mendatang.

Sementara itu, dua agenda lainnya yakni pembentukan tim khusus penagihan ruko/gudang serta penetapan anggota security beserta insentifnya, untuk sementara ditunda karena masih menunggu faktor pendukung dan pembahasan lanjutan.

Ketua RW 13 Permata Bandara, Sumardi, mengatakan bahwa musyawarah berlangsung cukup dinamis dengan berbagai pandangan dari warga. Namun demikian, ia bersyukur sejumlah poin penting berhasil disepakati bersama.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses musyawarah bersama warga dari RT 01, RT 02, dan RT 03, beberapa poin sudah berhasil dirampungkan. Memang dalam musyawarah ada pro dan kontra, tetapi itu hal biasa dalam mencari keputusan terbaik bersama,” ujar Sumardi.

Ia berharap hasil musyawarah ini dapat mempererat persatuan antarwarga tanpa adanya sekat antar-RT.

“Kami ingin seluruh warga bersatu, baik dalam administrasi keuangan, keamanan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Tidak ada lagi perbedaan antar-RT, semuanya kita satukan demi kemajuan Permata Bandara,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Kepemudaan Permata Bandara, Reza August Muharram. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga yang telah memilih dirinya memimpin kepemudaan di lingkungan tersebut.

“Saya mengajak seluruh warga untuk ikut andil dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ke depan kita akan menghadapi kegiatan seperti Idul adha dan peringatan HUT Kemerdekaan RI. Saya berharap pemuda bisa berperan aktif dan ikut memeriahkan kegiatan,” kata Reza.

Menurutnya, kekompakan dan kreativitas warga harus menjadi identitas Perumahan Permata Bandara.

“Kita ingin perumahan lain melihat kekompakan dan kreativitas warga Permata Bandara, bukan perdebatan yang tidak ada ujungnya,” tutupnya.

Tags

Terkini