GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Polda Kepulauan Riau resmi menetapkan 71 peserta sebagai calon anggota Polri yang lulus terpilih pada Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sidang tersebut digelar di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jumat (3/7/2026).
Sidang dipimpin Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Irwasda Polda Kepri, jajaran pejabat utama, ketua tim seleksi, pengawas internal dan eksternal, panitia, serta seluruh peserta seleksi.
Dalam arahannya, Wakapolda Kepri menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen telah dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sebagai wujud komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.
"Seleksi ini dilaksanakan secara objektif dan transparan. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun penyimpangan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara-cara yang tidak benar," tegas Brigjen Pol. Anom Wibowo.
Ia mengingatkan para peserta yang dinyatakan lulus agar menjaga nama baik institusi sejak dini serta mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan akademik sebelum mengikuti pendidikan pembentukan.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Wakapolda meminta agar tidak menyerah dan terus mempersiapkan diri untuk kembali mengikuti seleksi pada kesempatan mendatang.
"Dalam setiap seleksi pasti ada yang berhasil dan ada yang belum berhasil. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mencoba kembali," pesannya.
Dari total 84 peserta yang mengikuti sidang akhir, sebanyak 71 peserta dinyatakan lulus terpilih, terdiri atas 64 pria dan tujuh wanita. Sedangkan 13 peserta lainnya belum berhasil pada seleksi tahun ini.
Peserta yang dinyatakan lulus terdiri atas 48 Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), lima Bintara Intelijen, lima Bintara Polair, satu Bintara Kompetensi Khusus Akuntansi, satu Bintara Kompetensi Khusus Pertanian, tujuh Tamtama Brimob, dan empat Tamtama Polair.
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pendidikan pembentukan yang dijadwalkan mulai 20 Juli 2026. Pendidikan Bintara PTU, Polair, dan Bakomsus akan berlangsung di SPN Polda Kepri, Bintara Intelijen di Pusdik Intelijen Soreang, Tamtama Brimob di SPN Polda Kalimantan Selatan, sedangkan Tamtama Polair akan menjalani pendidikan di SPN Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui proses rekrutmen yang terbuka dan akuntabel, Polda Kepri berharap para calon anggota Polri yang telah dinyatakan lulus mampu menjadi Bhayangkara muda yang profesional, berkarakter, menjunjung tinggi integritas, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.