GLOBALKEPRI.COM, BINTAN – Musibah kecelakaan lalu lintas yang membuat Liusman Laia kehilangan salah satu kakinya tak menyurutkan semangatnya untuk kembali menjalani kehidupan. Di tengah keterbatasan tersebut, kepedulian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan hadir memberikan harapan baru.
Liusman, seorang buruh tani yang tinggal di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, menerima bantuan satu set kaki palsu dari Satlantas Polres Bintan, Kamis (20/8/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap korban kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan dukungan untuk kembali beraktivitas.
Kehilangan salah satu kaki akibat kecelakaan membuat aktivitas Liusman menjadi terbatas. Dengan adanya kaki palsu tersebut, ia diharapkan dapat kembali meningkatkan mobilitas dan menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Tak hanya Liusman, kepedulian Satlantas Polres Bintan juga menyentuh masyarakat lainnya. Sebanyak 10 paket sembako turut disalurkan kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan.
Kasatlantas Polres Bintan Iptu Yelvis Oktaviano, S.H., M.H., mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga lewat kepedulian sosial.
“Kami ingin Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum dan pelayanan lalu lintas, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Liusman, membantu aktivitasnya, serta memberikan semangat untuk kembali beraktivitas,” ujar Yelvis.
Ia menegaskan, korban kecelakaan lalu lintas tidak hanya membutuhkan penanganan pada saat kejadian, tetapi juga dukungan setelahnya untuk dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.
Karena itu, Satlantas Polres Bintan berupaya membangun kepedulian yang berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kecelakaan lalu lintas.
“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi Liusman untuk kembali melangkah dan menjalani aktivitas sehari-hari,” harapnya.
Menurut Yelvis, kedekatan antara Polri dan masyarakat perlu terus dibangun melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman dan tertib, tetapi juga menghadirkan kepedulian serta membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.
Penyerahan kaki palsu kepada Liusman menjadi gambaran sederhana bahwa di balik tugas menjaga ketertiban lalu lintas, terdapat kepedulian kemanusiaan yang terus diupayakan Polri untuk masyarakat.