Petarung Muda Batam dan Tanjungpinang Panaskan Ring di The Rising of Scorpion Warrior

Petarung Muda Batam dan Tanjungpinang Panaskan Ring di The Rising of Scorpion Warrior
Petarung Muda Batam dan Tanjungpinang Panaskan Ring di The Rising of Scorpion Warrior

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Arena pertandingan di BFC Aviari Plaza, Batu Aji, Batam, Sabtu (22/8/2026), berubah menjadi panggung adu nyali dan kemampuan para petarung muda dalam kejuaraan “The Rising of Scorpion Warrior”.

Kejuaraan yang digelar Kickboxing Indonesia Kota Batam ini mempertemukan atlet Kota Batam dan Kota Tanjungpinang. Kedua kontingen tampil penuh semangat untuk menunjukkan hasil latihan sekaligus mengukur kemampuan masing-masing di atas ring.

Sejumlah tokoh olahraga turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Boxing Provinsi Riau Muhammad Yasmin, Binpres KONI Batam Dasril, Humas Budi, serta jajaran pengurus Kickboxing Indonesia Kota Batam.

Dukungan dari masing-masing daerah juga membuat atmosfer pertandingan semakin meriah. Sorakan para pendukung mengiringi setiap aksi atlet yang bertanding di sejumlah kelas.

Dalam kejuaraan tersebut, sebanyak 64 peserta ambil bagian. Mereka terbagi dalam empat kategori, yakni Kickboxing Men dengan 38 peserta, Kickboxing Women 10 peserta, Boxing Men 12 peserta dan Boxing Women sebanyak 4 peserta.

Ketua Kickboxing Indonesia Kota Batam, Vannie Y, mengatakan The Rising of Scorpion Warrior merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu wadah bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan bakatnya.

“Kita senang banget karena ini event tahunan kita. Terutama disupport full oleh KONI Batam. Kita sangat bersyukur karena atlet-atlet ini punya wadah untuk bisa menunjukkan talenta mereka,” ujar Vannie.

Ia menyebutkan, konsep pertandingan tahun ini sengaja mempertemukan atlet Batam dan Tanjungpinang. Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi atlet Batam untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain.

“Event ini kita rancang pertandingan antara Batam melawan Tanjungpinang. Kita ingin melihat bagaimana kemampuan atlet Batam,” katanya.

Di balik pertandingan tersebut, Vannie juga menaruh perhatian besar terhadap proses regenerasi atlet. Ia mengatakan Kickboxing Indonesia Kota Batam terus melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet muda.

Saat ini, terdapat sekitar 60 atlet yang menjalani pembinaan. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia, termasuk atlet muda berusia 9 hingga 12 tahun.

“Yang pasti kita mau melahirkan bibit-bibit atlet terus. Sekarang ada sekitar 60-an atlet. Banyak atlet baru yang terus melakukan regenerasi, mulai usia 9 tahun, 10 tahun sampai 12 tahun,” ungkapnya.

Menurut Vannie, keberadaan atlet muda menjadi modal penting bagi masa depan Kickboxing Batam. Mereka diharapkan dapat berkembang menjadi atlet berprestasi yang mampu membawa nama Batam dan Kepri ke tingkat yang lebih tinggi.

Pengalaman Kickboxing Batam juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Batam sebelumnya pernah dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Kickboxing Indonesia pada 2022.

“Ini sudah periode kedua saya dan selama ini kita selalu berusaha menyumbangkan atlet-atlet berprestasi. Bahkan Batam pernah menjadi tuan rumah Kejurnas Kickboxing Indonesia pada 2022,” ujarnya.

Mengenai persiapan menghadapi Porprov, Vannie belum ingin berbicara mengenai target jumlah medali. Ia memilih fokus pada proses pembinaan dan peningkatan kualitas atlet.

“Kalau soal target medali kita belum bisa jawab sekarang. Yang pasti sejauh ini kita selalu berusaha melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.

Ia pun memiliki mimpi besar terhadap para atlet binaannya. Tidak hanya berprestasi di tingkat daerah maupun nasional, tetapi mampu menembus ajang internasional.

“Kalau bisa sampai SEA Games,” harap Vannie.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani yang diwakili Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Dasril, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Saya mewakili Ketua Umum KONI Batam Ibu Rani Rafitriyani mengucapkan selamat bertanding kepada atlet Kota Batam dan Tanjungpinang. Tetap junjung tinggi sportivitas,” ujar Dasril.

Menurutnya, pertandingan seperti ini sangat dibutuhkan atlet, khususnya sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini dapat meningkatkan mental bertanding atlet Batam yang akan bertanding di ajang Porprov dalam waktu dekat. Kegiatan ini juga bisa melahirkan talenta-talenta baru di bidang Kickboxing,” jelasnya.

The Rising of Scorpion Warrior pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Setiap pukulan, tendangan dan perjuangan di atas ring menjadi bagian dari proses panjang membentuk mental seorang juara.

Dari Batam dan Tanjungpinang, para petarung muda ditempa untuk berani menghadapi tantangan. Hari ini mereka bertanding untuk menang, tetapi esok mereka dipersiapkan untuk membawa nama daerah hingga Indonesia ke panggung yang lebih tinggi.

#Olahraga

Index

Berita Lainnya

Index