Bupati Bintan Pimpin Rakor FKPD, Perkuat Kesiapan Pilkades 2026

Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:05:07 WIB
Bupati Bintan Pimpin Rakor FKPD, Perkuat Kesiapan Pilkades 2026

GLOBALKEPRI.COM, BINTAN – Bupati Bintan Roby Kurniawan memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Bintan 2026, Selasa (6/10/2026).

Rakor yang digelar di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan tersebut dikoordinasikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bintan dengan melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, kecamatan, pemerintah desa, panitia Pilkades, serta TNI-Polri.

Pada 2026, Kabupaten Bintan akan melaksanakan Pilkades serentak di 13 desa. Selain itu, terdapat satu desa yang melaksanakan pemilihan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Bupati Roby menegaskan seluruh tahapan Pilkades harus berlangsung aman, tertib, transparan dan demokratis serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pilkades harus menjadi pesta demokrasi masyarakat desa, bukan menjadi sumber konflik di tengah masyarakat,” tegas Roby.

Ia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi sejak tahapan pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, hingga penetapan hasil serta pelantikan kepala desa terpilih.

Panitia Pilkades juga diminta menjalankan tugas secara profesional, transparan dan tidak memihak. Sementara aparatur pemerintahan harus menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas maupun kewenangan pemerintah untuk kepentingan calon tertentu.

Dari sisi keamanan, TNI-Polri bersama pemerintah daerah, kecamatan dan desa diminta melakukan deteksi dini serta pemetaan terhadap potensi kerawanan yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkades.

Roby juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghindari praktik politik uang, penyebaran berita bohong, provokasi maupun ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terlaksananya proses pemungutan suara, tetapi juga dari lahirnya kepemimpinan desa yang memiliki legitimasi serta mampu melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Siapa pun yang terpilih nantinya adalah kepala desa bagi seluruh masyarakat desa, bukan hanya bagi masyarakat yang memilihnya,” ujarnya.

Roby mengajak seluruh pihak menjadikan Pilkades 2026 sebagai momentum untuk memperkuat demokrasi di tingkat desa, menjaga persatuan dan memastikan Kabupaten Bintan tetap aman, damai serta kondusif selama seluruh tahapan berlangsung.

Tags

Terkini