GLOBALKEPRI,COM, Batam – Upaya memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar terus digalakkan di Kota Batam. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Batam bersama sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Batam menggelar Workshop Literasi dan Jurnalistik tingkat SMP se-Kota Batam yang dipusatkan di Aula SMP Negeri 4 Bengkong, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Pembukaan ini menandai dimulainya ikhtiar bersama dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kepekaan informasi, serta keterampilan menulis yang baik dan bertanggung jawab sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Hendri Arulan menegaskan bahwa literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar membaca dan menulis. Menurutnya, literasi adalah kemampuan memahami, menafsirkan, dan memaknai informasi secara tepat di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi memahami apa yang dibaca agar tidak keliru dalam memaknai informasi,” ujar Hendri Arulan di hadapan para siswa dan guru.
Workshop literasi dan jurnalistik ini diikuti oleh 60 siswa-siswi SMP Negeri 4 Bengkong yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Turut hadir Kepala SMPN 4 Bengkong Henki Gusti Firlianza, Ketua PWI Batam M.A. Khafi Ansari, Ketua Komite Sekolah Dewi Anggraini, serta jajaran tim pendidikan PWI Batam.
Hendri Arulan juga menilai, pelatihan jurnalistik sangat relevan bagi pelajar untuk membangun kemampuan menyampaikan informasi secara benar, faktual, dan beretika. Ia menekankan bahwa jurnalisme mengajarkan tanggung jawab, ketelitian, serta kejujuran dalam mengolah dan menyajikan informasi.
“Menulis berita tidak boleh asal. Harus memahami sumber, melakukan wawancara dengan baik, tidak menuduh, serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Batam M.A. Khafi Ansari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PWI Batam dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus rangkaian menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Kota Serang, Banten, pada 9 Februari mendatang.
“Pelatihan ini menjadi salah satu ikhtiar PWI Batam untuk meningkatkan budaya baca dan tulis di kalangan pelajar. Literasi adalah fondasi penting dalam membangun generasi yang kritis dan berdaya saing,” ujar Khafi.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan Kota Batam yang telah membuka ruang kolaborasi antara insan pers dan dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam mencerdaskan generasi muda.
Di kesempatan yang sama, Kepala SMPN 4 Bengkong Henki Gusti Firlianza mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta kehadiran langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam. Ia berharap para siswa dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai bekal jangka panjang.
“Literasi adalah modal utama untuk masa depan anak-anak. Semoga kegiatan ini mampu menumbuhkan minat membaca, menulis, dan berpikir kritis sejak dini,” ungkapnya.
Melalui workshop literasi dan jurnalistik ini, diharapkan sinergi antara PWI Batam, sekolah, dan Dinas Pendidikan Kota Batam dapat terus terjalin dalam merajut masa depan literasi generasi muda yang cerdas, kritis, dan berkarakter. (*)