GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan upaya pemulihan lingkungan di area bekas tambang pasir ilegal, khususnya di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim Batam.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian serius terhadap kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai dapat mengganggu keselamatan operasional penerbangan.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan saat ini BP Batam tengah melakukan penutupan sejumlah lubang bekas galian yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Menurutnya, total luas lahan bekas aktivitas pertambangan ilegal yang perlu dipulihkan mencapai sekitar 100 ribu meter persegi dengan volume mencapai 347 ribu meter kubik.
“Saat ini proses penutupan bekas galian terus berlangsung. Untuk progresnya sampai dengan saat ini sudah mencapai 30 persen dan akan dilakukan penghijauan untuk ke depannya,” ujar Ariastuty saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).
Ia menegaskan bahwa Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) merupakan objek vital yang memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas logistik dan mobilitas masyarakat, sekaligus menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.
Karena itu, pengamanan kawasan KKOP dinilai sangat penting guna memastikan keselamatan penerbangan serta melindungi aset negara dari berbagai potensi gangguan.
“Wilayah KKOP ini harus terus kita jaga bersama ke depannya. Tidak boleh ada aktivitas apa pun di sana. Bagi siapa pun yang dapat mengganggu operasi penerbangan, akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Selain fokus pada pemulihan lingkungan, BP Batam juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam.
Ariastuty menambahkan, pengawasan di wilayah KKOP akan terus ditingkatkan melalui patroli rutin yang melibatkan tim terpadu dari unsur TNI, Polri, Ditpam BP Batam dan Satpol PP Kota Batam.
“Pengawasan di wilayah KKOP ini akan terus ditingkatkan, termasuk melalui patroli rutin tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Ditpam BP Batam dan Satpol PP Kota Batam,” tutupnya.
BP Batam berharap upaya pemulihan lingkungan dan pengamanan kawasan tersebut dapat mencegah kembali terjadinya aktivitas tambang ilegal sekaligus menjaga keselamatan operasional penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam.