GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Semangat membangkitkan kembali geliat sepak bola sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism semakin terasa dalam Welcome Dinner Batam Prime International Football Series 2026 yang digelar di Balairungsari BP Batam, Jumat (21/8/2026).
Malam penyambutan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyambut kedatangan tim-tim peserta dari dalam dan luar negeri. Sejumlah tim yang ambil bagian di antaranya Geylang International FC dari Singapura, Indera FC dari Brunei Darussalam, Garudayaksa, Batam Prime FC, serta para legenda Timnas Indonesia.
Penyelenggaraan event ini sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam mendorong Batam menjadi salah satu destinasi sport tourism yang mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Kehadiran klub sepak bola dari negara tetangga tidak hanya memberikan pengalaman kompetisi bagi para pemain, tetapi juga membuka peluang promosi Batam melalui olahraga.
Pertandingan sepak bola berskala internasional dinilai mampu mempertemukan olahraga, pariwisata dan konektivitas regional dalam satu kegiatan. Kehadiran atlet, official, pendukung dan komunitas sepak bola dari luar negeri diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan ke Batam.
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam sekaligus Pembina Batam Prime International Football Series 2026, Fary Francis, mengatakan event tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali gairah sepak bola di Kota Batam.
“Batam sedang berupaya menghidupkan kembali olahraga sepak bola. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan ke depan dapat menghadirkan lebih banyak tim dari dalam maupun luar negeri,” ujar Fary.
Menurutnya, Batam Prime International Football Series bukan sekadar pertandingan di atas lapangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperluas jaringan dan membuka peluang kolaborasi dengan komunitas sepak bola dari negara-negara tetangga.
Fary berharap penyelenggaraan event tersebut dapat berkembang menjadi agenda rutin dengan cakupan peserta yang semakin luas.
“Kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu momentum untuk membangkitkan kembali sepak bola Batam,” katanya.
Ia juga berharap kehadiran klub dari Singapura dan Brunei Darussalam menjadi langkah awal untuk memperluas jejaring sepak bola Batam hingga Malaysia, negara-negara Asia lainnya serta berbagai daerah di Indonesia.
Dengan demikian, Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan investasi, tetapi juga memiliki daya tarik baru sebagai kota penyelenggara event olahraga internasional.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan turut disampaikan General Manager Indera FC Brunei Darussalam, Rosdin Hj Abdul Aziz.
Ia mengaku terkesan dengan sambutan dan pelayanan yang diberikan selama tim Indera FC berada di Batam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara atas sambutan dan layanan yang diberikan. Kejuaraan ini menjadi ruang yang sangat baik untuk mempererat hubungan silaturahmi antara komunitas sepak bola Brunei Darussalam dan Indonesia,” ujar Rosdin.
Sementara itu, rangkaian Batam Prime International Football Series 2026 akan diawali dengan fun game yang mempertemukan All Star BP Batam dengan Timnas Legend Indonesia.
Setelah itu, pertandingan dilanjutkan dengan mempertemukan tim-tim peserta dari dalam dan luar negeri.
Momen spesial juga hadir dalam acara welcome dinner melalui penyerahan jersey memorabilia Timnas Indonesia yang telah dibubuhi tanda tangan para legenda. Jersey tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang turut mendukung terselenggaranya Batam Prime International Football Series 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam Irfan Syakir Widyasa, Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam Rully Syahrizal, para legenda Timnas Indonesia, sponsor, serta jajaran manajemen, pelatih, pemain dan official tim peserta.
Melalui event ini, Batam kembali menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan dan kemenangan. Di baliknya, terdapat peluang untuk mempererat hubungan antarnegara, menggerakkan sektor pariwisata dan membuka jalan bagi Batam menjadi salah satu pusat sport tourism di kawasan regional.