GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Usia boleh bertambah, namun semangat untuk berkarya dan berbagi tak boleh padam. Semangat itulah yang terlihat dalam Rapat Perdana Perkumpulan x’Pikori Batam atau yang kini lebih akrab disebut x’Pi, Selasa (25/8/2026).
Bertempat di lantai 2 Beta Kopi, Sekupang, Batam, para ibu-ibu pengurus dan pembina x’Pi berkumpul untuk membahas rencana kerja sisa tahun 2026 hingga program kegiatan tahun 2027.

Rapat tersebut merupakan kegiatan perdana setelah kepengurusan x’Pikori Batam periode 2026–2030 resmi dikukuhkan pada 18 Agustus 2026 di Platinum Icarina.
Sebanyak 15 orang hadir dalam pertemuan tersebut, terdiri dari pembina, ketua, sekretaris serta anggota dari berbagai bidang. Sementara sejumlah anggota yang tidak dapat hadir karena menjalankan tugas lainnya tetap memberikan masukan dan saran untuk menjadi bahan pembahasan.
Suasana rapat berlangsung penuh keakraban. Berbagai ide bermunculan untuk membuat kegiatan x’Pi ke depan tidak sekadar menjadi agenda berkumpul, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, berkarya, menjaga kesehatan, berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut disepakati, sejumlah kegiatan yang selama ini telah berjalan tetap akan dilanjutkan. Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kondisi anggota.
Kegiatan yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri, seperti arisan, pengajian dan bakti sosial, nantinya akan menjadi bagian dari program kerja resmi Perkumpulan x’Pi.
“Harapannya, seluruh kegiatan dapat berjalan berkesinambungan, sehingga silaturahmi tetap terjaga, hubungan semakin harmonis, guyub, ceria dan tentunya terukur,” menjadi semangat yang diusung dalam penyusunan program kerja tersebut.
Berbagai program menarik pun telah disiapkan.
Untuk kegiatan arisan, misalnya, tidak lagi sekadar berkumpul dan mengundi arisan. Setiap bulan akan dikemas dengan tema berbeda agar lebih kreatif dan menyenangkan.
September akan diisi dengan konsep “September Ceria” bernuansa bunga. Oktober mengusung tema batik, November bernuansa Hari Pahlawan, sedangkan Desember akan dikemas dalam suasana Hari Ibu dengan kebaya atau busana daerah.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan sosial juga menjadi salah satu prioritas x’Pi.
Program bakti sosial akan diarahkan kepada anak yatim, kaum dhuafa, lansia atau jompo, sunatan massal, anggota yang sedang sakit, keluarga anggota yang berduka maupun masyarakat yang terdampak bencana alam.

Di bidang kerohanian, sejumlah kegiatan juga telah dipersiapkan, mulai dari ceramah, pengajian dan kajian ilmu, tablig akbar hingga hadroh.
Tidak kalah menarik, x’Pi juga akan mendorong anggotanya untuk tetap sehat dan bahagia melalui kegiatan olahraga, seni dan rekreasi.
Kesenian angklung yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari aktivitas para ibu-ibu akan kembali digiatkan. Selain itu, terdapat kegiatan bernyanyi bersama, jalan santai, city tour hingga mengunjungi sejumlah destinasi wisata.
Bagi anggota yang ingin mengembangkan keterampilan, x’Pi juga menyiapkan berbagai pelatihan, seperti membuat kue, memasak, membatik, membuat bunga telur dan keterampilan lainnya.
Sementara bidang pengembangan kepribadian akan menghadirkan pelatihan berbusana, berpenampilan sesuai usia serta tata rias khusus lansia.
Semangat untuk tetap aktif di usia lanjut juga menjadi perhatian. Konsep “GEMES” atau kegiatan lansia yang tetap ceria, aktif dan penuh semangat akan terus dikembangkan.
Selain kegiatan rutin, x’Pi juga akan memperingati berbagai momentum penting, seperti Hari Kartini, HUT Kemerdekaan RI, hari lahir x’Pi, September Ceria, Hari Batik, Hari Pahlawan dan Hari Ibu.
Di bidang organisasi, pendataan anggota lama dan anggota baru juga akan dilakukan. Ketentuan mengenai keanggotaan selanjutnya akan dituangkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Sementara dari bidang usaha, x’Pi akan membuka peluang bagi para anggota untuk memanfaatkan berbagai barang yang masih layak pakai melalui kegiatan garage sale.
Pakaian, tas, sepatu hingga barang rumah tangga yang masih bagus akan ditawarkan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, produk makanan dan camilan hasil karya ibu-ibu x’Pi juga akan diperkenalkan melalui media sosial dengan sistem pre-order (PO), serta diikutsertakan dalam kegiatan bazar dan UMKM.
Produk yang dipasarkan juga diarahkan untuk memiliki label halal sehingga semakin memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada konsumen.
Seluruh program kerja tersebut mendapat persetujuan secara aklamasi dari pengurus dan pembina yang hadir.
Yang menarik, semangat para ibu-ibu x’Pi tidak luntur meski usia sebagian anggota sudah tidak muda lagi. Bahkan, ada anggota yang telah berusia lebih dari 74 tahun namun masih menunjukkan semangat luar biasa untuk memberikan tenaga, pikiran, gagasan serta saran yang membangun.
Bagi mereka, usia bukan alasan untuk berhenti bergerak.
Justru melalui x’Pi, para ibu-ibu ingin terus menjaga persaudaraan, mengisi waktu dengan kegiatan positif, berbagi kepada sesama dan menularkan energi positif kepada lingkungan sekitar.
“Semoga seluruh ibu-ibu x’Pi diberikan kesehatan, dimudahkan dalam menjalankan setiap program dan seluruh kegiatan yang dilakukan menjadi amal jariah,” menjadi harapan bersama.
Rapat perdana pun ditutup dengan penuh semangat. Yel-yel khas x’Pi menggema:
“x’Pi... SEMANGAT LUAR BIASA!”
Semangat itu menjadi pesan kuat bahwa kebersamaan tidak mengenal batas usia. Selama masih ada kemauan untuk berbagi, berkarya dan memberikan manfaat, semangat untuk terus “on fire” akan tetap menyala.