Natuna Pasok Kebutuhan Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Kepri

Natuna Pasok Kebutuhan Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Kepri
Sapi (ist)

GLOBALKEPRI.COM, NATUNA - Kabupaten Natuna menjadi salah satu daerah pemasok sapi untuk kebutuhan kurban Idul Adha 1443 H di Kepri.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Natuna, Mizwan mengatakan, populasi sapi di Natuna terdapat 10 ribu ekor yang tersebar di pulau-pulau.
Dengan stok ribuan itu, Natuna menjadi pemasok hewan kurban di wilayah Kepri sejak beberapa tahun belakangan ini. Namun sejak tiga tahun terakhir sedikit mengalami penurunan.

Tahun ini Natuna menyiapkan pengiriman sebanyak 121 ekor sapi melalui jalur laut.

?Sore kemarin ada 121 ekor sapi jenis Bali yang telah dikirim ke Tanjungpinang menggunakan kapal kargo,? ujar Mizwan, Rabu (08/06/22).

Meski begitu, menurutnya permintaan hewan kurban untuk Idul Adha 1443 Hijriah ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Sebab saat ini sedang marak Virus PMK.

?Seperti di Batam, biasanya sapi qurbannya didatangkan dari Lampung, karena di sana banyak sapi yang mengidap Virus PMK. Tidak tertutup kemungkinan orang di Batam akan meminta sapi dari kita,? jelasnya.

Menurut data yang mereka miliki, Populasi sapi di Natuna sebanyak 10.198 ekor dan untuk konsumsi sapi per-tahunnya sebanyak 1000 ekor.

?700 ekor untuk kurban sekali setahun sedangkan 300 total jumlah konsumsi perhari masyarakat selama setahun, dimana untuk perharinya pemotongan yang dilakukan sebanyak 1-2 ekor,? ujarnya.
Mizwan menjelaskan pada tahun 2022 kebutuhan kurban diprediksikan naik sekitar 4.6% dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun lalu kebutuhan kurban di Natuna sebanyak 805 ekor dengan rincian 751 sapi dan 54 ekor kambing.

Selanjutnya ia memastikan kebutuhan sapi untuk kurban pada tahun ini cukup, mengingat jumlah sapi yang sudah siap dipotong atau sudah dewasa melebihi kebutuhan yang ada yaitu, 2.855 ekor betina dan 1.224 jantan.

?Diperkirakan akan ada peningkatan kurban pada tahun ini,? pungkasnya.**

#Ekonomi & Bisnis

Index

Berita Lainnya

Index