Usai Tikam Ibu Kandung, Remaja Ini Berkeliaran Bawa Sajam di Area Bandara Batam

Usai Tikam Ibu Kandung, Remaja Ini Berkeliaran Bawa Sajam di Area Bandara Batam
BAWA SAJAM - Detik-detik AS (16) akan diamankan petugas dan personel Polsek Bandara Hang Nadim Batam karena kedapatan membawa sajam di area Bandara, Minggu (23/6/2024). Dari hasil pemeriksaan sementara, AS mengaku menikam ibu kandungnya sebelum pergi ke B

GLOBALKEPRI.COM, BATAM - Inilah kronologi AS (16), seorang remaja laki-laki di Batam diamankan Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim, pada Minggu (23/6/2024) pagi karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) berupa pisau.

Dari informasi yang kami dapat kejadian ini berawal saat seorang saksi mata hendak pulang dinas usai jaga malam. Kejadian diperkirakan sekira pukul 06.10 WIB, Minggu.

Saat itu saksi curiga melihat AS mondar-mandir di area Loby Terminal Keberangkatan Bandara Hang Nadim. Apalagi ada darah di celana yang dikenakannya. Setelah dilakukan pengecekan kepada AS, didapati ada pisau dapur di tangan kanannya.
Saksi lalu melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kawasan Bandara. Setelah menerima laporan piket SPKT dan piket fungsi, personel mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan AS yang diduga akan melakukan bunuh diri.
Sekira pukul 07.15 WIB, AS dibawa ke Mapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Bandara Udara Hang Nadim, Iptu Davinsi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, pemuda yang membawa sajam itu telah diamankan jajarannya.

“Iya, benar sudah diamankan,” ujar Kapolsek Davinsi

Dari pemeriksaan sementara, sebelum datang ke Bandara, pemuda itu melakukan penikaman kepada ibu kandungnya HB yang tinggal di Perumahan Bunga Raya, Belian, Batam Kota.
Masih kata Davinsi, AS datang ke Bandara diduga akan mencoba untuk melakukan tindakan mengakhiri hidup.

Barang bukti yang diamankan dari tangan AS yakni sebilah pisau berwarna kuning.

"Untuk laporannya telah ditangani Polsek Nongsa. Untuk penyidikan lebih lanjut AS dilakukan pemeriksaan kejiwaannya di RS Soedarsono," imbuhnya.
 

#Hukum & Kriminal

Index

Berita Lainnya

Index