GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Indonesia Woodball Association (IWbA) Kota Batam menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) untuk memilih kepengurusan baru masa bakti 2025–2030. Kegiatan yang mengusung tema "Bersama Woodball Toreh Prestasi" tersebut berlangsung di AM Space, Mega Legenda, Batam Centre, Selasa (21/7/2026).
Muskotlub diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari delapan klub woodball di Kota Batam, yakni Global Kepri Woodball, Batam Kota Woodball, Woodball Nongsa Club, Smandel Woodball, Thirty Woodball, Bina Citra Woodball, Sagulung Woodball, dan Batu Aji Woodball.
Wakil Ketua KONI Kota Batam, Rinaldi Samjaya, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Muskotlub mampu menghasilkan pemimpin baru yang memiliki komitmen kuat membangun prestasi woodball di Kota Batam.

Pada kesempatan itu, Rinaldi yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua IWbA Kota Batam juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengurus dan atlet apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan.
"Saya memohon maaf apabila selama memimpin masih ada kesalahan, baik dalam tindakan maupun ucapan. Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa woodball Batam semakin maju," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjadi ketua cabang olahraga membutuhkan dedikasi dan pengorbanan yang besar. Seorang ketua, menurutnya, harus memiliki kecintaan terhadap olahraga serta siap mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan dukungan pendanaan demi kemajuan organisasi dan pembinaan atlet.
"Ketua yang terpilih harus benar-benar fokus membesarkan woodball agar mampu melahirkan prestasi yang membanggakan Batam hingga tingkat nasional," katanya.
Sementara itu, Ketua IWbA Provinsi Kepulauan Riau, Yasman Andhika, secara resmi membuka Muskotlub. Ia mengajak seluruh pengurus, klub, dan atlet untuk memperkuat sinergi dalam membangun woodball sebagai olahraga unggulan di Batam.

Menurut Yasman, Batam memiliki posisi strategis dan akses transportasi yang memudahkan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau untuk mengikuti berbagai kegiatan maupun kejuaraan.
Ia menilai potensi tersebut harus dimanfaatkan dengan membangun organisasi yang solid, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta memperbanyak agenda kompetisi dan latihan yang terukur.
Selain mengejar prestasi, Yasman juga mendorong agar pengembangan woodball diarahkan sebagai bagian dari sport tourism. Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan dukungan penuh dari KONI Batam dan Pemerintah Kota Batam, termasuk penyediaan fasilitas latihan yang representatif.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan atlet usia dini melalui sekolah, perguruan tinggi, dan kelompok umur agar regenerasi atlet dapat berjalan secara berkesinambungan.
Setelah melalui sidang pleno I, II, dan III, peserta Muskotlub secara aklamasi menetapkan Anda Wijaya Zein sebagai Ketua IWbA Kota Batam masa bakti 2025–2030.
Dalam sambutan usai terpilih, Anda Wijaya Zein menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh klub anggota.

Ia mengatakan, kepengurusan yang baru akan segera dibentuk agar program pembinaan dapat berjalan maksimal. Fokus utama dalam waktu dekat adalah meningkatkan intensitas latihan sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau di Tanjungpinang.
"Kami akan membangun kepengurusan yang solid, memperkuat pembinaan atlet, dan mempersiapkan tim sebaik mungkin menghadapi Porprov. Target kami adalah memberikan prestasi terbaik untuk Kota Batam," ujar Anda.
Melalui kepemimpinan yang baru, IWbA Kota Batam diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi di berbagai ajang, serta mengukuhkan Batam sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga woodball di Provinsi Kepulauan Riau.

