Delapan Kali Juara Umum, Batam Kini Runner-up POPDA X Kepri, Amsakar: Tidak Ada Alasan Tak Kembali Juara

Delapan Kali Juara Umum, Batam Kini Runner-up POPDA X Kepri, Amsakar: Tidak Ada Alasan Tak Kembali Juara
Foto Bersama Walikota Batam Amsakar Dengan Atlet Pelatih dan Manager POPDA X 2026, Sabtu 29/08/2026

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Suasana penuh apresiasi dan kebanggaan mewarnai Malam Apresiasi Atlet, Pelatih, Manajer, dan Official Kontingen Kota Batam pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Harmoni One Hotel Batam, Sabtu (29/8/2026), itu menjadi momentum Pemerintah Kota Batam memberikan penghargaan atas perjuangan para atlet muda yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Kepri.

Turut hadir Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, Plt Kepala Dispora Kota Batam Heriman HK, jajaran OPD dan Forkopimda Kota Batam. Hadir pula para atlet, pelatih, manajer olahraga, orang tua atlet, serta perwakilan sekolah.

POPDA X Kepri 2026 yang berlangsung pada 2-8 Juli 2026 di Kabupaten Karimun menjadi catatan tersendiri bagi Kontingen Kota Batam. Setelah delapan kali berturut-turut mengamankan posisi sebagai juara umum, tahun ini Batam harus puas berada di posisi kedua.

Kota Tanjungpinang berhasil merebut posisi teratas dan keluar sebagai juara umum POPDA X Kepri 2026.

Meski gagal mempertahankan gelar, perjuangan kontingen Batam tetap membuahkan hasil membanggakan. Sebanyak 171 atlet yang turun bersama 18 pelatih, 10 manajer cabang olahraga, dan 14 official berhasil mengumpulkan total 94 medali.

Raihan tersebut terdiri atas 23 medali emas, 34 medali perak, dan 37 medali perunggu.

Medali emas Batam disumbangkan cabang atletik sebanyak tiga medali, renang lima medali, bulu tangkis empat medali, tenis lapangan dua medali, bola basket satu medali, bola voli satu medali, serta pencak silat enam medali.

Sementara itu, 34 medali perak diperoleh dari atletik enam medali, renang 11 medali, bulu tangkis empat medali, tenis lapangan tiga medali, sepak takraw satu medali, bola voli satu medali, dan pencak silat tujuh medali.

Untuk medali perunggu, Batam mengoleksi 37 medali melalui atletik sembilan medali, renang 13 medali, tenis lapangan empat medali, sepak takraw satu medali, pencak silat tujuh medali, serta tenis meja tiga medali.

Atas capaian tersebut, Pemko Batam menyiapkan dana pembinaan dengan total Rp823.533.000 bagi atlet peraih medali.

Dana pembinaan diberikan dengan besaran berbeda sesuai kategori medali dan nomor pertandingan. Untuk medali emas, atlet perorangan memperoleh Rp5 juta, nomor ganda Rp2,5 juta, dan beregu Rp1,5 juta.

Untuk medali perak, perorangan mendapatkan Rp3 juta, ganda Rp1,5 juta, dan beregu Rp1,5 juta. Sedangkan peraih perunggu memperoleh Rp2,5 juta untuk nomor perorangan, Rp1,5 juta untuk ganda, dan Rp750 ribu untuk beregu.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, hasil POPDA X Kepri harus menjadi bahan evaluasi bersama.

Ia menilai Batam memiliki berbagai modal untuk menjadi juara umum, mulai dari jumlah penduduk, fasilitas olahraga hingga jumlah atlet yang dikirimkan.

“Semestinya Batam itu harus menjadi nomor satu. Jumlah penduduk kita paling banyak, fasilitas Batam paling lengkap, kemudian atlet yang dikirim juga paling banyak,” kata Amsakar.

Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa kompetisi tidak selalu berakhir dengan kemenangan. Menurutnya, sportivitas tetap menjadi hal utama yang harus dijunjung tinggi oleh atlet maupun official.

Ia meminta Dispora bersama Dinas Pendidikan Kota Batam segera melakukan evaluasi untuk mengetahui cabang olahraga yang masih menjadi titik lemah.

“Tidak ada alasan Batam tidak menjadi juara pertama ke depan. Mana cabang yang dianggap menjadi sisi lemah kita, lakukan pembinaan lebih intens,” tegasnya.

Amsakar juga menegaskan, posisi runner-up tidak boleh menghapus apresiasi terhadap perjuangan para atlet dan pelatih.

Menurutnya, setiap atlet telah melewati proses panjang, mengeluarkan tenaga, waktu, dan keringat untuk membawa nama Batam.

“Tidak berarti karena tahun ini kita tidak menjadi juara pertama, apresiasi tidak boleh dilakukan. Dalam setiap kompetisi pasti ada perjuangan dan keseriusan dari anak-anak kita dan para pelatih. Itu mesti diapresiasi dan dihargai,” ujarnya.

Ia pun mengaku bangga terhadap para pelajar Batam yang telah menunjukkan semangat dan kemampuan di arena pertandingan.

Amsakar berharap para atlet tidak berhenti sampai pada pencapaian di tingkat provinsi. Pembinaan harus terus dilakukan agar atlet Batam mampu berbicara di tingkat nasional bahkan internasional.

“Teruslah mengasah diri. Berikan yang terbaik untuk mengharumkan nama diri, nama orang tua, nama sekolah, nama Batam, dan mudah-mudahan bisa berkompetisi di level internasional serta membawa nama harum Indonesia,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Batam Rani Rafitriyani melalui Wakil Ketua KONI Batam Rinaldi Samjaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih dan manajer yang telah berjuang dalam POPDA X Kepri.

Rinaldi mengatakan, meskipun hasil yang diraih belum sesuai harapan, perjuangan kontingen tetap patut dihargai.

“Kami mengapresiasi atlet, pelatih, dan manajer yang telah berjuang untuk Kota Batam. Walaupun hasilnya belum sesuai yang diharapkan, perjuangan ini patut diapresiasi,” kata Rinaldi.

Menurutnya, capaian POPDA X Kepri menjadi bahan evaluasi untuk membenahi kekurangan yang masih ada sehingga Batam dapat kembali merebut gelar juara umum pada penyelenggaraan POPDA mendatang.

Ia juga berpesan kepada atlet yang belum meraih medali agar tidak patah semangat. Pasalnya, sebagian atlet POPDA juga diproyeksikan menjadi bagian dari Kontingen Kota Batam pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri yang akan berlangsung di Tanjungpinang dalam waktu dekat.

“Jangan patah semangat. Sebagian atlet POPDA ini juga atlet yang akan mewakili Kota Batam dalam ajang Porprov. Semoga di Porprov nanti kita bisa memberikan hasil terbaik untuk Kota Batam,” pungkasnya.

#Olahraga

Index

Berita Lainnya

Index