Pertamina Patra Niaga AFT Hang Nadim dan DKPP Batam Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KWT Siji Sembada di Permata Bandara

Pertamina Patra Niaga AFT  Hang Nadim  dan DKPP Batam Perkuat Ketahanan Pangan Lewat KWT Siji Sembada di Permata Bandara
Kelompok Wanita Tani (KWT) Siji Sembada di Perumahan Permata Bandara, RT 01, Batam, Jumat (17/7/2026).

GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Semangat mewujudkan ketahanan pangan dari lingkungan perumahan terus digelorakan. Pertamina  Pertamina Patra Niaga AFT Hang Nadim bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam mendukung pembentukan dan pengembangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Siji Sembada di Perumahan Permata Bandara, RT 01, Batam, Jumat (17/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari pengembangan Bank Sampah yang selama ini telah berjalan di kawasan tersebut. Melalui kolaborasi itu, sampah organik rumah tangga tidak lagi berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), melainkan diolah menjadi pupuk kompos untuk mendukung kegiatan pertanian warga.

Sebagai bentuk dukungan, Pertamina Peduli menyerahkan bantuan berupa tong besar sebagai media tanam, tanah subur, pupuk, sekam, dan berbagai perlengkapan pertanian lainnya. Sementara DKPP Kota Batam memberikan pendampingan teknis mengenai pengolahan tanah, pembuatan media tanam, hingga teknik budidaya tanaman sayuran dan palawija.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh anggota KWT Siji Sembada. Para ibu rumah tangga bergotong royong menyiapkan media tanam, mengisi tong dengan kompos, serta menata lahan agar siap ditanami berbagai jenis sayuran.

Ketua KWT Siji Sembada berharap program ini mampu menjadi langkah awal membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga. Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, hasil panen nantinya juga diharapkan dapat dipasarkan sehingga menjadi sumber pendapatan bagi anggota kelompok.

Tidak hanya itu, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah organik dan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai.

Integrasi Bank Sampah dan Pertanian

Pertamina Patra Niaga AFT Hang Nadim Community Development Officer Pertamina Peduli, Bagus, mengatakan pembentukan KWT Siji Sembada merupakan kelanjutan dari program Bank Sampah yang telah dikembangkan di Perumahan Permata Bandara.

Menurutnya, selama ini pengelolaan sampah organik sudah dilakukan melalui Bank Sampah. Kini, hasil pengolahan berupa kompos dimanfaatkan sebagai media tanam bagi KWT sehingga tercipta sistem yang saling mendukung.

"KWT ini merupakan pengembangan dari Bank Sampah. Sampah organik yang sebelumnya diolah menjadi kompos kini dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Kami melihat ibu-ibu di Permata Bandara memiliki semangat yang tinggi dalam mengembangkan pertanian, sehingga program ini kami dukung penuh," ujarnya.

Bagus menjelaskan, program tersebut memiliki manfaat ganda, yakni mengurangi volume sampah organik sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.

"Kami berharap sampah organik yang dibuang ke TPA semakin berkurang. Di sisi lain, kegiatan pertanian ini dapat membantu kebutuhan pangan keluarga bahkan memberikan nilai ekonomi bagi anggota KWT apabila hasil panennya dipasarkan," katanya.

Ia menegaskan, pengembangan KWT merupakan program jangka panjang yang akan terus didampingi sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat di Perumahan Permata Bandara.

DKPP Siapkan Pendampingan dan Peluang Bantuan

Penyuluh DKPP Kota Batam, Rio, mengatakan KWT Siji Sembada masih tergolong kelompok baru sehingga membutuhkan pendampingan agar mampu mengelola pertanian secara optimal.

Menurutnya, edukasi yang diberikan meliputi teknik membuat media tanam, pengolahan tanah, pemupukan, hingga pengendalian hama.

"Pendampingan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin ibu-ibu memahami cara bertani yang baik sehingga hasil tanamannya optimal," ujarnya.

Rio menambahkan, setiap tahun pemerintah juga memiliki program bantuan bagi kelompok wanita tani berupa pupuk, polybag, alat semprot (hand sprayer), dan sarana pendukung lainnya sesuai dengan kemampuan anggaran.

"Apabila kelompok ini berkembang dengan baik dan tetap aktif, tentu memiliki peluang mendapatkan bantuan pemerintah pada tahun anggaran berikutnya," jelasnya.

Ia berharap hasil panen nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dapat dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan bagi anggota kelompok.

Ketua RT: Program Bermanfaat Kurangi Sampah dan Perkuat Kebersamaan

Ketua RT 01 Perumahan Permata Bandara, Rudianto, mengaku sangat mengapresiasi hadirnya program KWT Siji Sembada karena dinilai membawa manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.

Menurutnya, sampah organik rumah tangga yang selama ini langsung dibuang kini dapat dipilah dan diolah menjadi pupuk kompos untuk mendukung kegiatan pertanian warga.

"Program ini sangat bermanfaat karena sampah organik tidak lagi terbuang sia-sia. Selain membantu mengurangi beban sampah di Kota Batam, hasil pengolahannya juga bisa dimanfaatkan untuk pertanian warga," ujarnya.

Rudianto berharap semangat para anggota KWT tetap terjaga sehingga program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Walaupun lahan yang tersedia terbatas, saya berharap ibu-ibu tetap kompak dan konsisten sampai bisa menikmati hasil panen. Kami dari pihak RT akan terus mendukung penuh kegiatan ini karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," tutupnya.

#Kepri

Index

Berita Lainnya

Index