GLOBALKEPRI.COM, TANJUNGPINANG - Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung keberadaan dan peran media sebagai bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang terbuka, profesional, dan konstruktif.
Hal tersebut disampaikan menyusul apresiasi yang diberikan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepulauan Riau kepada Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Apresiasi tersebut diberikan dalam malam Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri yang digelar di Nite & Day Laguna Hotel Tanjungpinang, Sabtu (26/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, apresiasi untuk Amsakar Achmad diterima Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, yang hadir mewakili Kepala BP Batam.
AMSI Kepri menilai Amsakar memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan Kota Batam serta mengikuti berbagai dinamika pembangunan daerah.
Dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar dinilai memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pengembangan Batam sebagai kawasan investasi dan industri.
Selain pengalaman dalam pemerintahan, AMSI Kepri juga menyoroti keterbukaan Amsakar dalam membangun komunikasi dengan insan pers.
Komunikasi tersebut dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan hubungan konstruktif antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Mewakili Amsakar Achmad, Ariastuty Sirait menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AMSI Kepri atas penghargaan yang diberikan.
Menurutnya, apresiasi tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga momentum untuk semakin memperkuat komitmen BP Batam dalam membangun komunikasi publik bersama media.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada AMSI Kepulauan Riau atas apresiasi yang diberikan kepada Bapak Amsakar Achmad. Bagi kami, ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan teman-teman media," ujar Ariastuty.
Ia menegaskan, BP Batam memandang media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Terlebih, berbagai kebijakan dan program BP Batam berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, dunia usaha, maupun calon investor.
"BP Batam tentu sangat mendukung keberadaan media yang profesional dan independen. Media memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi publik untuk mengetahui perkembangan pembangunan Batam," katanya.
Menurut Ariastuty, perkembangan industri media siber juga menjadi bagian dari dinamika komunikasi publik yang perlu mendapat dukungan bersama.
Karena itu, hubungan antara pemerintah dan media perlu dibangun berdasarkan keterbukaan, profesionalisme, serta komitmen menghadirkan informasi yang faktual bagi masyarakat.
"Kami ingin hubungan BP Batam dengan media terus berjalan secara terbuka dan profesional. Kami membutuhkan media sebagai mitra komunikasi untuk menyampaikan berbagai perkembangan pembangunan, investasi, pelayanan publik, maupun kebijakan yang berkaitan dengan Batam," ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap media tidak hanya diwujudkan melalui komunikasi antara pejabat dan wartawan, tetapi juga melalui upaya menciptakan ruang dialog yang sehat antara pemerintah, media, dan masyarakat.
Ariastuty berharap momentum HUT ke-5 AMSI Kepri dapat semakin memperkuat kontribusi media siber dalam mengawal pembangunan daerah.
"Kami berharap AMSI Kepri terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam ekosistem informasi di Kepulauan Riau. BP Batam terbuka untuk terus berdialog dan berkolaborasi, sehingga informasi mengenai pembangunan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat," tuturnya.
Apresiasi kepada Amsakar Achmad tersebut sekaligus menjadi momentum bagi BP Batam untuk menegaskan pentingnya hubungan konstruktif dengan media.
Bagi BP Batam, komunikasi publik yang terbuka menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan berbagai agenda pembangunan, investasi, dan pelayanan kepada masyarakat dapat diketahui secara luas.
(*)

