GLOBALKEPRI.COM, BATAM – Kayuhan demi kayuhan terus membelah perairan Pulau Lekang, Belakang Padang. Di tengah keterbatasan, para atlet dayung Kota Batam tak kehilangan semangat. Mereka terus berlatih, menguatkan fisik dan kekompakan demi satu misi besar: mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI 2026.
Semangat perjuangan itu disaksikan langsung Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batam, Rani Rafitriyani, bersama jajaran Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam saat mengunjungi training center (TC) cabor dayung di Pulau Lekang, Sabtu (10/10/2026).

Untuk mencapai lokasi latihan, rombongan harus menempuh perjalanan menggunakan perahu motor. Perjalanan menuju pulau tersebut menjadi gambaran tersendiri tentang perjuangan para atlet dayung Batam yang setiap hari mengandalkan kekuatan fisik, disiplin, dan kerja sama untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Kunjungan hari pertama ini bukan sekadar melihat perkembangan latihan. Kehadiran jajaran KONI dan Dispora menjadi suntikan motivasi sekaligus bentuk dukungan langsung bagi atlet yang tengah berjuang membawa nama Kota Batam di ajang Porprov Kepri VI 2026 di Tanjungpinang.
Rombongan turut dihadiri Plt. Kepala Dispora Kota Batam, Heriman HK, Wakil Ketua I KONI Batam, Rinaldi Samjaya, jajaran Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Daroe Nugroho dan Dasril, Bidang Organisasi Nurhadi Hasibuan dan Hidayat, Bidang Humas Danasmara Abipraya dan Budi, serta Wakil Ketua Kontingen Batam, Zulkarnain.
Rani Tak Hanya Meninjau, Ikut Mengayuh Perahu Dragon
Ada momen menarik dalam kunjungan tersebut. Rani Rafitriyani tidak hanya berdiri menyaksikan atlet berlatih dari pinggir perairan, tetapi juga ikut mencoba perahu dragon bersama para atlet dayung Batam.

Kehadiran Rani yang membaur langsung bersama atlet menunjukkan bahwa perjuangan menuju Porprov bukan hanya menjadi tanggung jawab atlet dan pelatih, melainkan juga membutuhkan perhatian serta dukungan seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Di atas perahu, kebersamaan itu menjadi simbol bahwa seluruh elemen harus bergerak dalam irama yang sama. Seperti olahraga dayung yang menuntut kekompakan setiap pendayung, perjuangan mempertahankan gelar juara umum juga membutuhkan kerja sama dan kesatuan tekad.
Dalam dialog bersama atlet, sejumlah kebutuhan latihan turut disampaikan, termasuk perlengkapan dayung yang dinilai belum memadai untuk menunjang persiapan secara optimal.

Aspirasi tersebut menjadi perhatian Rani bersama jajaran KONI dan Dispora Batam. Mereka membahas solusi agar kebutuhan atlet dapat ditindaklanjuti sehingga proses latihan semakin maksimal.
Dukungan terhadap fasilitas latihan menjadi penting agar para atlet bisa lebih fokus meningkatkan kemampuan, menjaga kondisi fisik, serta mematangkan strategi menghadapi lawan-lawan tangguh dari kabupaten dan kota lain di Kepri.
Zulkarnain: Kunjungan TC Jadi Terobosan Positif
Wakil Ketua Kontingen Batam, Zulkarnain, menyambut positif kunjungan langsung jajaran KONI dan Dispora ke lokasi training center cabang olahraga.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi terobosan penting dalam membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara pengurus KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta atlet.
“Ini luar biasa. Saya kira ini terobosan bagaimana antara KONI dan cabang olahraga, maupun atlet, terus berkomunikasi dan bersilaturahmi,” ujar Zulkarnain.
Ia menilai, kehadiran pengurus di tengah atlet dapat memberikan energi positif sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa perjuangan mereka mendapat perhatian dan dukungan.

Lebih dari itu, kunjungan tersebut diharapkan mampu menyatukan visi seluruh unsur kontingen untuk menghadapi Porprov Kepri VI 2026 dengan persiapan yang matang.
“Kita ingin ada kesatuan rasa, dan rasa itu juga dikaitkan dengan tujuan bersama,” katanya.
Zulkarnain juga mengingatkan para atlet agar tetap menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi prinsip fair play selama pertandingan berlangsung.
Baginya, kemenangan memang menjadi target, tetapi prestasi harus diraih melalui perjuangan yang sportif, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Ia turut meminta para atlet memanfaatkan dukungan pembinaan yang telah diberikan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi pertandingan di Tanjungpinang.
Enam Kali Juara Umum, Batam Bidik Prestasi Bersejarah
Porprov Kepri VI 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Kota Batam untuk kembali menunjukkan dominasinya di dunia olahraga Kepulauan Riau.
Zulkarnain optimistis, potensi atlet Batam sangat besar untuk kembali merebut gelar juara umum. Namun, target tersebut membutuhkan kerja keras, persiapan yang terarah, serta kekompakan seluruh elemen kontingen.

“Batam ini gudangnya atlet dan gudangnya insan olahraga. Potensinya besar untuk kembali menjadi juara umum. Insyaallah, ini yang keenam kalinya,” ungkapnya.
Optimisme itu bukan sekadar kata-kata. Di Pulau Lekang, para atlet dayung menunjukkan tekad mereka melalui latihan yang terus dijalani dan semangat yang tak mudah padam.
Keterbatasan perlengkapan menjadi tantangan yang perlu dicarikan solusi, tetapi tidak menyurutkan ambisi mereka untuk berjuang maksimal demi Kota Batam.
Di akhir kunjungan, semangat para atlet menguat melalui yel-yel yang menggema penuh keyakinan.

“Batam tetap juara umum!”
Seruan itu menjadi pesan kuat dari Pulau Lekang bahwa perjuangan mempertahankan supremasi olahraga Batam telah dimulai.
Dengan dukungan KONI dan Dispora, komunikasi yang semakin erat, serta semangat pantang menyerah para atlet, Batam kini menatap Porprov Kepri VI 2026 dengan tekad besar: kembali menjadi yang terbaik dan mempertahankan mahkota juara umum untuk keenam kalinya.

