GLOBALKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali mengirimkan ratusan mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Sebanyak 315 mahasiswa KKN Gelombang I resmi dilepas untuk mengabdi di sejumlah desa pesisir Kabupaten Bintan.
Pelepasan mahasiswa KKN UMRAH berlangsung di Kampus Dompak, Tanjungpinang, Selasa (20/1/2026), dan dipimpin langsung oleh Rektor UMRAH, Prof. Agung Dhamar Syakti.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Agung menyampaikan bahwa KKN merupakan sarana strategis bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus berkontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat pesisir.
“Melalui tema Harmonisasi Pesisir Berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi yang seimbang antara kebutuhan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan pembangunan desa,” ungkapnya.
Program KKN UMRAH 2026 akan berlangsung selama satu bulan dan tersebar di 16 desa di Kabupaten Bintan. Para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian, mulai dari edukasi lingkungan, peningkatan literasi masyarakat, hingga pendampingan ekonomi berbasis potensi lokal.
Prof. Agung juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan etika selama berada di tengah masyarakat.
“Jaga nama baik almamater, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat desa, dan hadirkan inovasi yang bermanfaat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala LPPM UMRAH, Wahyudin, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN dirancang sesuai dengan karakter wilayah pesisir dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Mahasiswa diarahkan untuk terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan pesisir, edukasi kebencanaan, penguatan literasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” kata Wahyudin.
Pelepasan mahasiswa KKN UMRAH Tahun 2026 ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Kepulauan Riau, Sardison, bersama pimpinan universitas dan civitas akademika UMRAH lainnya.

