TRANSKEPRI.COM, BATAM – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga panahan Kepulauan Riau. Dua atlet muda asal Batam, Aqeela Kireina Qonita dan Nawla Aufa Qonita, dipercaya memperkuat Kontingen PERPANI Kepulauan Riau pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 yang akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah.
Keduanya merupakan putri dari Syamsul Paloh, Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Batam yang juga menjabat sebagai Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau.

Aqeela, siswi MAN 2 Batam, dan Nawla, siswi kelas VIII Alkahfi Islamic School, akan bersaing di nomor Compound U-18 menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepercayaan memperkuat kontingen Kepulauan Riau diraih melalui proses pembinaan yang panjang. Sebagai atlet binaan ASA Archery Club, keduanya dinilai layak membela Kepri setelah menunjukkan perkembangan prestasi yang konsisten selama mengikuti latihan dan seleksi.
Keikutsertaan Aqeela dan Nawla menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar PERPANI Batam maupun SMSI Kepulauan Riau. Selain dikenal aktif membina olahraga panahan di Batam, Syamsul Paloh kini melihat kedua putrinya meneruskan semangat perjuangan dengan membawa nama Kepulauan Riau di tingkat nasional.
Kontingen PERPANI Kepulauan Riau secara resmi dilepas oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kepri yang mewakili Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, pada Sabtu (18/7/2026).
Dalam pelepasan tersebut, seluruh atlet diingatkan agar menjaga sportivitas, disiplin, dan semangat juang demi memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Ketua Umum PERPANI Kepri, Abdul Razak, optimistis kontingen Kepulauan Riau mampu bersaing di tingkat nasional. Ia menilai persiapan atlet yang telah mengikuti Training Center (TC) selama dua bulan menjadi modal penting untuk mengejar target masuk tiga besar nasional.
"Seluruh atlet telah dipersiapkan secara maksimal, baik dari sisi teknik, fisik maupun mental bertanding. Kami optimistis target tiga besar nasional dapat diwujudkan," ujarnya.
Sebanyak 75 orang diberangkatkan ke Kudus, terdiri dari 55 atlet serta 20 pelatih dan ofisial. Jumlah tersebut menempatkan Kepulauan Riau sebagai salah satu kontingen terbesar di Kejurnas Panahan Junior 2026 dan menjadi provinsi dengan peserta terbanyak di luar Pulau Jawa.
Hal tersebut menunjukkan pembinaan olahraga panahan di Kepulauan Riau terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level nasional.
Dukungan juga mengalir dari keluarga para atlet. Sekitar 40 orang tua dan anggota keluarga dijadwalkan hadir langsung di Kudus untuk memberikan motivasi kepada para atlet selama kejuaraan berlangsung.
Menurut Abdul Razak, kehadiran keluarga akan menjadi suntikan semangat bagi atlet dalam menghadapi persaingan di arena pertandingan.
"Kami mengapresiasi seluruh orang tua yang terus memberikan semangat kepada anak-anaknya. Dukungan keluarga menjadi energi tambahan agar atlet mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik," katanya.
Bagi Aqeela Kireina Qonita dan Nawla Aufa Qonita, kesempatan tampil di Kejurnas Panahan Junior 2026 menjadi langkah penting dalam perjalanan karier mereka sebagai atlet sekaligus kesempatan membuktikan bahwa atlet muda Kepulauan Riau mampu bersaing di level nasional.
Keluarga besar SMSI Provinsi Kepulauan Riau turut memberikan doa dan dukungan agar kedua atlet tersebut mampu mengukir prestasi terbaik serta membawa harum nama Kepulauan Riau di ajang Kejurnas Panahan Junior 2026.

