GLOBALKEPRI.COM, ANAMBAS – Kemerdekaan bukan sekadar upacara, kibaran Merah Putih, atau perayaan setiap 17 Agustus. Di Kabupaten Kepulauan Anambas, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat keluarga, menjaga persatuan dan bersama-sama membangun daerah.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Ny. Sinta Aneng, dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI, Minggu (16/8/2026).
Dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Sinta Aneng mengajak seluruh masyarakat Anambas menjadikan kemerdekaan sebagai semangat untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi terbaik sesuai peran masing-masing.
“Kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan adalah tentang bagaimana kita mampu mengisi kebebasan dengan tanggung jawab, menjaga persatuan, menghormati sesama, dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi hari ini dan generasi yang akan datang,” ujarnya.
Menurutnya, kemerdekaan yang sesungguhnya harus mampu menghadirkan kesempatan yang sama bagi setiap masyarakat untuk berkembang, berkarya dan ikut menentukan masa depan bangsa.
Namun, untuk mewujudkan masyarakat yang kuat, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan dan pembangunan infrastruktur.
Semua itu, kata Sinta, harus dimulai dari fondasi paling dasar, yakni keluarga.
“Kemerdekaan juga harus kita hadirkan di dalam rumah. Rumah harus menjadi tempat pertama bagi seorang anak untuk mengenal kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, penghormatan dan persatuan,” katanya.
Ia menilai keluarga merupakan tempat pertama seorang anak belajar tentang kehidupan. Dari keluarga pula karakter, kepedulian dan rasa cinta terhadap bangsa ditanamkan.
“Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan dari masyarakat yang kuat akan tumbuh bangsa yang kokoh,” sambungnya.
Persatuan Jadi Kekuatan Anambas
Sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan, Anambas memiliki keunikan tersendiri. Pulau-pulau yang tersebar dan laut yang luas justru menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam membangun daerah.
Sinta Aneng mengajak masyarakat agar menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dan tidak membiarkan perbedaan menjadi alasan untuk terpecah.
“Di tengah perbedaan, jangan sampai kita kehilangan persaudaraan. Kemerdekaan mengajarkan kita bahwa Indonesia dibangun bukan oleh satu orang, bukan oleh satu kelompok, melainkan oleh kebersamaan,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, mulai dari membantu tetangga, menjaga kebersihan lingkungan, mendukung pendidikan anak, bekerja dengan jujur hingga ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya memiliki makna besar: membesarkan anak dengan kasih sayang, menghormati orang tua, membantu sesama, menjaga lingkungan, bekerja dengan jujur, menjalankan tanggung jawab dan tidak pernah berhenti berharap untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
PKK Didorong Terus Perkuat Keluarga
Sinta Aneng juga mengingatkan seluruh kader PKK Kabupaten Kepulauan Anambas untuk terus mengambil peran dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus sekaligus menjadi penggerak berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Peran tersebut tidak hanya berada di dalam rumah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga sekaligus menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Dari tangan dan ketulusan seorang ibu, banyak nilai kehidupan ditanamkan dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 RI mampu membangkitkan semangat seluruh masyarakat Anambas untuk terus bergerak bersama.
Sebab, menurutnya, kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus melangkah dengan hati yang merdeka, pikiran yang terbuka dan semangat yang tidak pernah padam. Merdeka bukan hanya tentang masa lalu yang kita kenang, tetapi tentang masa depan yang harus kita perjuangkan,” ungkapnya.
Sinta Aneng menutup pesannya dengan sebuah harapan agar kekuatan keluarga menjadi awal dari kemajuan Anambas dan Indonesia.
“Dari keluarga yang harmonis, lahir masyarakat yang kuat. Dari masyarakat yang bersatu, lahir daerah yang maju. Dan dari daerah-daerah yang kuat dan bersatu, kita wujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat, adil dan makmur.”
Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!

